SURABAYA - Posisi Persebaya Surabaya terancam. Kekalahan atau imbang saat melawan tuan rumah Persibo Bojonegoro di Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro, sore ini (10/4), bisa membuat statusnya sebagai pimpinan klasemen sementara wilayah timur berpindah tangan.
Bahkan, kemenangan tipis pun bisa membuat Green Force -julukan Persebaya- lengser. Sebab, pesaing terberat Persebaya, Persema Malang, diperkirakan pesta gol melawan Perseman Manokwari di Stadion Gajayana, Malang. Ya, saat ini Persebaya dan Persema yang duduk di runner-up sama-sama mengantongi 55 poin. Kedua tim itu hanya terpisah selisih empat gol.
Memang, bukan merupakan pekerjaan mudah bagi Persebaya untuk bisa mengalahkan Laskar Angling Dharma -julukan Persibo- di kandangnya. Namun, karena partai ini sangat menentukan, mau tak mau Persebaya harus berjuang habis-habisan untuk mendapatkan tiga poin dari laga ini.
''Anak-anak sudah siap tempur dan kami harus menang,'' tegas Ibnu Grahan, asisten pelatih Persebaya, kemarin (9/5). ''Meski habis kalah dari GU (Gresik United), fighting spirit anak-anak sudah tumbuh kembali,'' lanjutnya.
Selain itu, kemenangan atas Persibo akan mempermudah langkah Persebaya dalam pencalonan tuan rumah babak delapan besar Kompetisi Divisi Utama Ligina 2008/2009.
Persebaya bertolak ke Bojonegoro kemarin dengan membawa 18 pemain. Tapi, dua pilar dipastikan tidak bermain. Karena Anderson da Silva masih cedera lutut, kemungkinan posisinya diisi Sunaji atau Joao Bosco Cabral. Sementara, pemain yang disiapkan mengisi peran Mat Halil yang terkena kartu merah saat melawan GU adalah Satrio Syam atau Arif Ariyanto.
Di pihak lain, kubu Persibo menyatakan siap menyapu bersih laga melawan Persebaya. ''Kami bisa menang di kandang lawan, kenapa di kandang sendiri tidak bisa,'' seru Sartono Anwar, pelatih Persibo.
Dia juga membantah bahwa timnya akan bermain sabun demi meloloskan Persebaya. Meski, secara matematis, tim polesannya yang kini berada di posisi keenam sudah tidak mungkin menerobos empat besar.
''Kami ingin memburu kemenangan demi menghibur publik Bojonegoro. Karena itu, kami tidak akan bermain untuk kepentingan Persebaya maupun Persema,'' urainya.
Sartono menambahkan, Persibo akan berusaha meraih kemenangan dengan sekuat tenaga pada laga home tersebut. Untuk itu, Persibo akan memperagakan skema ofensif dengan langsung memasang tiga penyerang.
Saturday, May 9, 2009
Saturday, May 2, 2009
Makin Yakin Juara Wilayah
SURABAYA - Persebaya Surabaya berhasil menutup laga kandang terakhirnya dengan manis. Pada laga pemungkas yang dimainkan di Gelora 10 Nopember, Surabaya, kemarin (2/5), tim berjuluk Green Force itu berhasil membukukan kemenangan 2-0 (2-0) atas tamunya, Persis Solo.Dua gol Persebaya disumbangkan Batoum Roger pada menit ke-2 dan Andi Oddang pada menit ke-39. Kemenangan tersebut membuat tim yang dilatih Arcan Iurie itu sukses mewujudkan ambisi sapu bersih poin kandang pada putaran kedua Divisi Utama Ligina 2008/2009 wilayah timur.
Bukan hanya itu, tiga poin yang diperoleh Endra Prasetya dkk pada laga tersebut membuat posisi mereka aman di puncak klasemen sementara. Bahkan, saat ini, mereka unggul tiga angka dari peringkat kedua, Persema Malang.
Pada waktu bersamaan, tim yang dilatih Subangkit itu kalah 1-2 saat melakoni away kontra Persibom Bolaang Mongondow. Saat ini, Persebaya mengemas 55 angka, sedangkan Persema masih 52. Dua tim tersebut sama-sama memainkan 24 laga. ''Kami bersyukur bisa kembali menang. Hasil itu membuat kami semakin yakin bisa menjadi juara wilayah timur,'' ungkap Ibnu Grahan, asisten pelatih Persebaya.
Persebaya mengawali laga melawan Persis dengan meyakinkan. Sejak kick-off, mereka langsung menggempur pertahanan tim berjuluk Laskar Samber Nyawa itu. Hasilnya, saat pertandingan baru memasuki menit ke-2, gawang Persis yang dikawal Wahyu Tri Nugroho sudah bobol lewat sepakan Batoum Roger. Penyerang asal Kamerun tersebut berhasil mencetak gol perdananya di Persebaya setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan.
Gol cepat itu membuat para Bonekmania -sebutan pendukung Persebaya- melambungkan harapan bawha tim pujaannya akan berpesta gol. Tapi, memasuki pertengahan babak pertama, pasukan hijau justru mengendur. Jairon membuat penonton hampir bersorak andai saja tendangan saltonya tak membentur mistar gawang Persis.
Gol kedua akhirnya datang lewat aksi Andi Oddang pada menit ke-39. Sama seperti gol pertama, gol tersebut terjadi melalui kemelut. Setelah itu, sejumlah peluang kembali tak menemui sasaran. ''Saya akui, finishing anak-anak memang lemah. Andik (Vermansyah, Red) juga sedang off-day hari ini,'' terang Ibnu.
Sebaliknya, bagi Persis, kekalahan tersebut membuat posisi mereka kembali terancam degradasi. ''Hasil itu mengecewakan kami. Tapi, Persebaya memang bermain lebih bagus dan penuh semangat,'' papar Abraham, manajer Persis. Seusai laga tersebut, Persebaya masih memiliki dua laga sisa yang akan dimainkan di kandang lawan (jawapos.com)
Subscribe to:
Posts (Atom)