google-site-verification=40Fbao3OflKFqwGcTzNp4dD0oWw_HCMyoPMw8SojQcQ android

Saturday, May 9, 2009

Bonek Nekad datang ke Bojonegoro

Pasca kerusuhan di gresik saat persebaya lawan GU United berbuntut larangan Panpel dan Polres Bojonegoro terhadap kedatangan Bonek di Bojonegoro dalam laga Persibo vs Persebaya di stadion Letjen H Soedirman. Namun larangan tersebut tidak berlaku bagi sebagian bonek yang datang tanpa koordinasi mulai minggu dini hari tadi. Beberapa kelompok bonek bahkan nampak sudah menggelar spanduk ukuran raksasa di depan stadion.



Dan sebagian terkena sweeping di stasiun Bojonegoro. Dari hasil rasia ditemukan banyak batu di tas yang di bawa bonek. Ditengarai batu-batu disiapkan untuk membalas jika ada lemparan di daerah lamongan yang merupakan basis pendukung persela lamongan.

Semoga bonek bisa tertib dan tidak berbuat rusuh seperti kejadian di gresik kemarin.





Perkembangan Terakhir pukul 12.00 WIB:

Ratusan bonek kembali datang di bojonegoro, mereka datang dengan naik di atap kereta KRD. Stasiun Bojonegoro sendiri di jaga oleh ratusan aparat keamanan. Sementara kabar dari stadion, ratusan bonek baik dengan atau tanpa atribut nampak berbaur dengan rekan-rekan boromania, bahkan sebagian nampak asyik bermain futsal di depan stadion ditemani oleh rekan-rekan boromania. Salam damai buat boromania!

Jelang Lawan Persibo Bojonegoro

SURABAYA - Posisi Persebaya Surabaya terancam. Kekalahan atau imbang saat melawan tuan rumah Persibo Bojonegoro di Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro, sore ini (10/4), bisa membuat statusnya sebagai pimpinan klasemen sementara wilayah timur berpindah tangan.

Bahkan, kemenangan tipis pun bisa membuat Green Force -julukan Persebaya- lengser. Sebab, pesaing terberat Persebaya, Persema Malang, diperkirakan pesta gol melawan Perseman Manokwari di Stadion Gajayana, Malang. Ya, saat ini Persebaya dan Persema yang duduk di runner-up sama-sama mengantongi 55 poin. Kedua tim itu hanya terpisah selisih empat gol.

Memang, bukan merupakan pekerjaan mudah bagi Persebaya untuk bisa mengalahkan Laskar Angling Dharma -julukan Persibo- di kandangnya. Namun, karena partai ini sangat menentukan, mau tak mau Persebaya harus berjuang habis-habisan untuk mendapatkan tiga poin dari laga ini.

''Anak-anak sudah siap tempur dan kami harus menang,'' tegas Ibnu Grahan, asisten pelatih Persebaya, kemarin (9/5). ''Meski habis kalah dari GU (Gresik United), fighting spirit anak-anak sudah tumbuh kembali,'' lanjutnya.

Selain itu, kemenangan atas Persibo akan mempermudah langkah Persebaya dalam pencalonan tuan rumah babak delapan besar Kompetisi Divisi Utama Ligina 2008/2009.

Persebaya bertolak ke Bojonegoro kemarin dengan membawa 18 pemain. Tapi, dua pilar dipastikan tidak bermain. Karena Anderson da Silva masih cedera lutut, kemungkinan posisinya diisi Sunaji atau Joao Bosco Cabral. Sementara, pemain yang disiapkan mengisi peran Mat Halil yang terkena kartu merah saat melawan GU adalah Satrio Syam atau Arif Ariyanto.

Di pihak lain, kubu Persibo menyatakan siap menyapu bersih laga melawan Persebaya. ''Kami bisa menang di kandang lawan, kenapa di kandang sendiri tidak bisa,'' seru Sartono Anwar, pelatih Persibo.

Dia juga membantah bahwa timnya akan bermain sabun demi meloloskan Persebaya. Meski, secara matematis, tim polesannya yang kini berada di posisi keenam sudah tidak mungkin menerobos empat besar.

''Kami ingin memburu kemenangan demi menghibur publik Bojonegoro. Karena itu, kami tidak akan bermain untuk kepentingan Persebaya maupun Persema,'' urainya.

Sartono menambahkan, Persibo akan berusaha meraih kemenangan dengan sekuat tenaga pada laga home tersebut. Untuk itu, Persibo akan memperagakan skema ofensif dengan langsung memasang tiga penyerang.